Program Pengajaran STEAM di SD N Semagung Oleh Mahasiswa KKN UMPWR Mendorong Inovasi Pembelajaran Terpadu
Purworejo — Kegiatan kunjungan edukatif ke SD Negeri Semagung, Kecamatan Bagelen, Kabupaten Purworejo, dilaksanakan sebagai bagian dari program kerja bidang pendidikan dengan fokus pengenalan pendekatan pembelajaran STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics) kepada pendidik dan peserta didik. Program ini dirancang untuk memperkuat praktik pembelajaran terpadu yang menekankan keterampilan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan pemecahan masalah dalam proses belajar.
Pelaksanaan program mengajar STEAM difokuskan pada siswa kelas 3, 4, dan 5. Pemilihan jenjang tersebut didasarkan pada kesiapan kognitif peserta didik dalam mengikuti pembelajaran berbasis eksplorasi, percobaan sederhana, dan pemecahan masalah terarah. Setiap kelas mendapatkan materi dan aktivitas yang disesuaikan dengan tingkat pemahaman serta capaian pembelajaran masing-masing.
Kegiatan pembelajaran diisi dengan sesi interaktif berbasis proyek dan eksplorasi konsep. Peserta didik dikenalkan pada model belajar yang mengintegrasikan beberapa bidang ilmu dalam satu rangkaian aktivitas terpadu, sehingga konsep sains, logika, kreativitas, dan perhitungan dapat dipahami secara kontekstual. Metode ini mendorong siswa untuk mengamati, mencoba, mendiskusikan hasil, dan menarik kesimpulan secara sistematis.
Selain praktik pembelajaran di kelas, kegiatan juga mencakup pemaparan konseptual kepada para pendidik mengenai prinsip dan strategi penerapan STEAM. Materi meliputi integrasi lintas mata pelajaran, desain aktivitas berbasis masalah, serta pemanfaatan media sederhana sebagai sarana pembelajaran inovatif. Sesi diskusi memberikan ruang bagi guru untuk mengevaluasi kemungkinan penerapan model STEAM secara berkelanjutan di kelas.
Selama kegiatan berlangsung, terlihat partisipasi aktif dan rasa ingin tahu yang tinggi dari siswa kelas 3, 4, dan 5. Mereka terlibat langsung dalam setiap tahap aktivitas, baik saat melakukan percobaan maupun saat mempresentasikan hasil kerja kelompok. Suasana belajar yang dinamis menunjukkan bahwa pendekatan STEAM mampu meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran.
Melalui program ini, diharapkan terjadi penguatan kualitas pembelajaran di SD N Semagung, baik dari sisi metode pengajaran maupun pengalaman belajar siswa. Pendekatan STEAM dipandang sebagai strategi pembelajaran yang relevan dengan tuntutan kompetensi abad ke-21 karena mengembangkan kemampuan analitis, kreatif, dan kolaboratif secara terpadu.
.jpeg)
.jpeg)

Komentar
Posting Komentar